Analisis Pertandingan Indonesia U

Dengan fleksibilitas itu jugalah, pemain bertahan dapat leluasa bergerak dalam lapangan. Walau menjadi tugas bek untuk melakukan pertahanan, namun pada dasarnya pertahanan bukanlah sebuah tindakan yang dilakukan hanya oleh satu orang atau satu barisan saja, melainkan juga memerlukan kerja sama dari pemain lainnya. Pemahaman dan kerja sama yang baik antar pemain dalam satu tim akan mampu menjaga daerahnya tetap aman.

Untuk pola penyerangan, formasi ini lebih terfokus pada serangan yang dilakukan dari bagian samping atau sayap. Karena dengan umpan lambung dan assist, gol bisa dicapai dengan lebih mudah. Tiga pemain di sentral lapangan pada formasi bisa bertarung seimbang dengan tiga gelandang milik 4-3-3.

Keunggulannya, para pemain sayap di bisa memberi perlindungan ekstra untuk meredam serangan sayap lawan. possession begitu mendapatkan bola agar para gelandangnya punya cukup waktu untuk ikut naik dan melancarkan serangan. Penundaan itu membuat para bek lawan bisa menyusun kembali pertahanan mereka sebelum situasi jadi lebih berbahaya.

penempatannyapun sama, 4 Bek, 5 gelandang dan 1 striker sebagai target Man. Formasi yang terkenal dengan sebutan pohon ini populer dilakukan. Pemilihan teknik ini digunakan untuk menghadapi lawan yang memiliki kualitas permainan cepat serta sangat baik. Kokohnya area permainan disebabkan oleh peletakan pemain yang tepat. Perhatikan bagaimana take over (ketika para pemain saling berganti posisi) dapat membuka lapangan dan kesempatan untuk menembak atau mengoper.

Sebuah tim yang kuat adalah tim yang hanya bagus dalam serangan itu. Lebih dari itu, kemampuan bertahan sama pentingnya dengan kemampuan untuk menyerang. Namun pada saat melakukan tendangan dari titik sebelas meter ini, mental pemain sangat berperan.

Bagi tim yang memiliki para pemain berkemampuan operan yang luar biasa, formasi ini sangat menguntungkan. Hal ini membantu pola permainan yang mereka gunakan agar bisa lebih optimal.

Satu pemain bisa menggiring menuju pemain lain dan bertukar bola, sementara pemain lainnya menghalangi pemain bertahan lawan untuk sesaat. Agar tim lawan mendapatkan tekanan, maka pola penyerangan yang dipakai mesti direncanakan sedemikian rupa sehingga bisa membuat serangan yang berkombinasi. Pola penyerangan sepak bola ini bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya, sehingga bisa memenangkan suatu permainan. Formasi ini memiliki pertahanan yang solid, dan mengandalkan serangan balik.

Itulah sepintas pembahasan tentang jenis strategi permainan sepak bola yang amat penting untuk diperhatikan. Dengan perencanaan matang akan setiap strategi diimbangi dengan kemampuan pemain yang menarik dalam setiap posisi dan tugas mereka, maka dijamin kemenangan tak akan begitu jauh. Hanya saja ketika dilihat praktiknya, penjagaan yang diterapkan justru jauh lebih fleksibel. Bila ada seorang pemain lawan yang dirasa aman dan tak memerlukan penjagaan ketat, maka kita bisa meninggalkan penjagaan untuk kemudian membantu teman bek lainnya untuk menghalau pemain tim lawan yang lebih berbahaya.

2 orang bek sayap dapat maju ke depan saat serangan balik, dan 2 gelandang sayap bertugas untuk memberikan umpan cantik kepada target man atau striker yang sudah menunggu di depan. 5 orang bertipikal penyerangan, yaitu 4 orang gelandang penyerang dan seorang striker yang menjadi target man yang digunakan dalam formasi ini menandakan betapa maksimal-nya kekuatan serangan dari formasi ini. Formasi terdiri dari 4 orang pemain belakang atau bek, 1 orang gelandang bertahan, 4 orang gelandang penyerang, dan seorang striker.

Jika tim Anda bermain dengan bola panjang (pemain sering memberikan beberapa lama langsung ke pemain), cobalah untuk menjaga tim Anda melakukan umpan-umpan pendek di daerah pertahanan. Jika tidak, tim Anda akan kesulitan untuk melakukan finishing.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *