Analisis Permainan Bali United

Karena visinya lebih maksimal saat ia mengobservasi ruang di kanannya. Fadil sebagai deep lying midfielder Bali United memegang peranan besar bagi progresi Bali United dari deep-area ke area depan. Salah satu kekuatan dari formasi menyerang coach Indra adalah narrow-nya (rapat) jarak antara pemain-pemainnya dalam membentuk formasi mini lokal. Ini jadi salah satu alasan 3 pemain terdepan mampu mengaplikasikan skema deep-running.

Menurut jurnalis Italia, Gabriele Marcoti, pelatih seperti Jose Mourinho dan Antonio Conte punya mental seperti itu. Bahkan menurutnya, itu sudah tertanam sejak nyaris satu dekade terakhir.

Selain itu, Sarri juga menginstruksikan para pemainnya untuk melakukan gerakan-gerakan tanpa bola yang dua full-back, Marcos Alonso dan Cesar Azpilicueta, kerapkali menusuk area tengah lapangan. Jika gaya permainan tiki-taka Guardiola mengharuskan para pemainnya membuka ruang dengan mengandalkan sosok playmaker semacam David Silva atau Kevin De Bruyne, maka tidak dengan Sarri. Pelatih yang lekat dengan puntung rokok ini mampu menciptakan tiki taka versi baru yang lebih vertikal.

Sultan yang bermain sebagai penyerang sayap kiri, saat melakukan dribble, akan makin berbahaya bila ia mendapatkan ruang gerak ke kanan. Dengan bergerak ke kanan ia lebih bisa memanfaatkan kaki dalam kanan untuk melengkapi tendangan atau umpan yang lebih terkontrol. Ini kenapa Sultan banyak sekali bergerak horizontal maupun diagonal ke kanan.

Bola sempat disirkulasi sejenak di belakang, sebelum akhirnya pressing Lerby yang di-support oleh Hendra dan Sute memaksa Persija melambungkan bola jauh ke depan yang berhasil diambil alih oleh Syaeful. Di sisi lain, coach Indra juga berhasil memanfaatkan konsep inverted-winger yang bermain dengan “kaki yang salah”.

Umpan ke intermediate pertahanan selalu memancing pressing dari bek lawan, ini sudah jadi hal lumrah di semua level. Bentuk pertahanan Bali United. Dari tengah, Dirga Lasut melepaskan umpan kepada Vendry Mofu. Segera setelah Vendry mendapatkan bola, tiga gelandang tengah Bali United menaikan intensitas pressing terhadap Vendry. Dari sisi sistem, bentuk pressing ini ideal, baik untuk menghentikan progresi Persija sekaligus menjebak Vendry dan merebut bola dari kakinya. Tetapi, Vendry berhasil keluar dari tekanan dan melakukan umpan balik kepada Dirga.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *